Ibu bahagia, kunci kecerdasan ananda

bismillahirrahmanirrahim-master-logoblogspotcoid-800x420

Pada edisi sebelumnya, aku telah membahas tentang keberadaan bunda sebagai center of emotion dalam keluarga Jangan lupa “me time” ya bunda 😊, Kali ini kita akan membahas bagaimana kaitannya emosi seorang bunda dengan kecerdasan anak.

When mama aint happy, aint nobody happy.

Pernah dengar ungkapan itu? Itu sebuah lagu lama. Inti lagunya cukup tepat menggambarkan bagaimana besarnya peran seorang bunda dalam keluarga. ketika seorang ibu tidak bahagia, baik secara sadar maupun tidak, akan menyalurkan energy negative (marah, benci, kesal). Keluarga akan tertular merasakan perasaan negative juga.  Sebaliknya bila seorang ibu bahagia maka akan menciptakan suasana yang menyenangkan. Kondisi harmonis bisa tercipta dan ternyata ujungnya dapat meningkatkan kecerdasan ananda. Kenapa bisa?

Sebelum pembahasan lebih lanjut, mari kita bahas dulu peran seorang ibu dalam rumah tangga :

1.Manager Urusan Rumah Tangga

Sebuah keluarga tentu membutuhkan seseorang yang dapat mengatur segala kebutuhan rumah tangga. Jika ayah memiliki peran sebagai pencari nafkah, ibu bertugas mengelola segala urusan rumah tangga termasuk keuangan keluarga. Seorang bunda mengatur segala kebutuhan keluarga, sandang dan pangan. Seorang ibu rumah tangga seyogyanya merupakan pengelola keuangan yang sangat handal, yang dapat memaksimalkan berapapun pendapatan yang diperoleh dari suaminya. Seorang working mom seyogyanya merupakan manager yang handal yang dapat mendelegasikan Dan mengatur support system dirumah sehingga Urusan administrasi dapat berjalan baik tanpa kehadiran langsung dirinya.

2. Koki

Bunda merupakan koki utama yang menyediakan makanan untuk keluarga. Bunda menyiapkan makanan utama, minuman dan cemilan. Percayalah meskipun masakan bunda tidak selezat koki professional tapi makanan seorang ibu akan selalu dirindukan oleh ananda.

 

3. Dokter sekaligus perawat

Pernah dengar ungkapan seorang ibu tidak boleh sakit? Jangan diartikan secara harfiah ya. Itu hanya menunjukkan betapa pentingnya peran seorang ibu. Bila ibunda sakit, roda kegiatan keluarga dapat tidak berjalan sebagaimana mestinya. Lantas bagaimana kalau anggota keluarga lain yang sakit? Disinilah biasanya kehadiran seorang ibu sangat dibutuhkan. Seorang ibu seyogyanya dapat mengetahui pertolongan pertama saat Ananda sakit. Tahu kapan saatnya ananda perlu dibawa ke rumah sakit atau cukup diobati dengan obat yang dijual bebas ataupun obat traditional. Seorang ibu akan sangat telaten merawat suami atau anak yang sakit. Meminumkan obat, mengompres, memandikan selayaknya perawat rumah sakit.

4. Pendidik bagi ananda

Ibunda merupakan madrasah pertama bagi anak-anaknya. Sehebat  dan semahal apapun sekolah yang bunda pilih untuk anak, tetap saja seorang ibu tidak dapat berlepas tangan dalam mendidik anak-anaknya. Ibu memiliki peran penting dalam mendidik anak-anak terkait pendidikan dasar agama, moral, intelektual, psikologis Dan sosial. Ibu akan mengajarkan mana perilaku baik dan perilaku buruk. Karakter dan perilaku ananda tergantung dari asuhan bunda.

5. Psikologi, motivator, fashion designer dsb.

Masih begitu banyak peran bunda yang lain. Bisa dibilang seluruh aspek kehidupan keluarga tidak lepas dari peran serta bunda didalamnya.

Terus apa kaitan antara tingkat emosional bunda dengan kecerdasan Ananda?

Seorang bunda yang kebutuhan emosionalnya terkendali akan menjalankan perannya dengan baik. Ia akan dapat mengelola urusan rumah tangga dengan baik sehingga seluruh kebutuhan keluarga tercukupi. Ibunda akan mencari cara untuk menyediakan makanan yang sehat dan menyenangkan anaknya.

Ibunda yang bahagia juga akan mencari metode yang tepat dalam mendidik anaknya. Ia akan mencari cara yang paling tepat untuk meningkatkan kecerdasan Ananda. Ia akan mengamati metode pembelajaran yang tepat untuk anaknya apakah secara visual, auditori ataupun kinestetik. Ia dapat mengobservasi jenis kecerdasan ananda dan menentukan langkah – langkah yang tepat untuk meningkatkan kecerdasan anaknya (Meningkatkan kecerdasan anak)

Pada akhirnya ibu yang bahagia akan menciptakan lingkungan yang menyenangkan untuk bermain, belajar dan bersosialisasi.

Selanjutnya yang jadi pertanyaan, bagaimana menjadi ibu yang bahagia? Hanya bunda yang bisa merumuskannya. Karena kebahagiaan datangnya dari hati kita bukan dari lingkungan sekitar. Yuk sama- sama belajar menjadi bunda yang bahagia 😊

Tulisan ini diikutsertakan dalam blog challenge Indscript Writing ‘Perempuan Menulis Bahagia’