Alhamdulillah Adik Sudah Khitan

Kami menutup tahun 2021 dengan mengkhitan bocah 5 tahun (Said Haqqani Haqqani Khaleev). Apabila refleksi setahun ke belakang, sebenarnya aga “mustahil” khaleev mau di khitan di tahun 2021. Bisa dibilang khaleev memiliki sifat yang deep thinking menjurus overthinking sehingga sangat memikirkan apa yang akan terjadi pasca khitan. Seperti sakitnya akan seperti apa, darahnya seberapa banyak, sembuhnya berapa lama dan ketakutan lainnya. Sebagai informasi sejak kecil khaleev juga memiliki ketakutan berlebih terhadap darah. Hal itulah yang membuat kami tidak menargetkan ia untuk khitan sebelum SD.

Namun ternyata dengan motivasi konsisten dari kami dan gurunya di Bait Qurany, justru akhirnya malah khaleev yang minta untuk dikhitan. Ia minta di khitan agar bisa menjadi imam sholat ummi nya (terharu dot com). Dan bahkan sangking semangatnya untuk dikhitan, belakangan dia tidak mau lagi dimandikan karena malu sudah mau khitan 🤣

Namun karena kesibukan akhir tahun yang cukup padat, kami belum menemukan jadwal yang tepat untuk mengkhitan Khaleev. Dan akhirnya karena ditagih terus oleh anaknya, maka kami memutuskan untuk mengkhitan khaleev di hari Jumat 31 desember 2021. Sesuai request anaknya yang ingin di khitan di tempat yang ada robotnya dan no blood, maka kami memutuskan khitan di sunat.safubot dengan dr. awang.

Alasan kami memilihkan sunat di Safubot, alih alih di dokter bedah di Rumah Sakit dengan 2 alasan :

  1. Safubot menjanjikan bahwa tidak ada darah baik dalam proses khitan maupun pasca khitan
  2. Khaleev tertarik dengan video dan suasana tempat khitannya yang bernuansa robot. Karena itulah kami berusaha memilihkan suasana yang mendukung sehingga ia berani dan bahagia untuk di khitan.

Pada hari Jumat, 31 Desember 2021 Khaleev kebagian jadwal khitan pukul 09.00 Win di Safubot cabang BSD. Pada awalnya kami menjadwalkan untuk khitan di Safubot Bintaro pukul 09.00 WIB namun qadarullah dokternya berhalangan mendadak sehingga diputuskan kami pindah ke Safubot BSD di waktu yang sama.

Foto Saat Baru tiba di Safubot BSD
Wajahnya sih sedikit takut

Pada saat kami tiba di Safubot, ternyata sudah ramai orang. Kami sedikit kaget, karena apabila berdasarkan jadwal maka seharusnya tidak perlu seramai itu. Setiap orang memiliki jadwal operasi yang berbeda- beda. Namun ternyata penyebabnya akibat ada sedikit keterlambatan pelaksanaan operasi sehingga jadwal operasi setiap anak mundur. Dan karena jadwalnya sangat penuh sehingga keterlambatan sedikit saja berdampak pada penumpukan orang di ruang tunggu.

Khaleev masuk ruang sekitar pukul 09.30 wib. Pelaksanaan operasi berada di Lantai 3 Ruko. Di dalam ruangan terdapat satu tempat tidur, beberapa kursi dan gambar gambar robot di dindingnya. Interiornya cukup membuat anak senang.

Sebelum pelaksanaan operasi, Dr anwar menjelaskan prosedur operasi, kemudian dibantu perawatnya menjelaskan perawatan pasca operasi.

Sebelum dioperasi, khaleev disuntik bius terlebih dahulu. Ini sepertinya fase paling menyakitkan pada proses khitan. Ia menangis keras karena kesakitan, terlihat sedikit darah dari tempat suntik. Setelah menunggu reaksi obat bius bekerja selama sekitar 10 menit, baru khitan dilakukan. Operasinya juga tidak lama hanya 10-15 menit. Alhamdulillah saat operasi, khaleev sangat tenang. Ia menonton film tanpa penolakan berarti sehingga proses khitan berlangsung lancar dan cepat.

Setelah khitan yang memang terbukti tanpa darah, khaleev dipasangkan celana khitan yang memiliki batok didepan celana tersebut. Dan ia bisa berjalan sendiri sampai ke mobil

Saat pulang, kami dibawakan obat penahan sakit, spray pembersih luka, betadine, kassa, sertifikat kelulusan khitan dan boneka safubot. Boneka safubot ini merupakan salah satu yang menyebabkan khaleev mau dikhitan di safubot ^_^

Kalau ditanya apakah saat paling berat saat anak khitan? Maka jawabannya adalah saat reaksi pain killernya sudah habis dan saat pertama kali ke kamar mandi. Khaleev sudah mulai merasakan sakit sekitar 2/3 jam pasca operasi. Dan saat itu dia merasa ingin buang air kecil. Jujur, rasanya saat itu emaknya ingin nangis saat dia mulai nangis kesakitan. Kalau boleh dituker, mending emaknya yang kesakitan deh.

Luka khitan khaleev mulai mengering di hari ke 3 dan mulai boleh kena air di hari kelima. Dan alhamdulillah mengering sempurna di hari ke 20. Dan saat ini ia sudah beraktifitas normal seperti biasa kembali.

Alhamdulillah, semoga Allah SWT meridhoi ikhtiar kami dalam menjalankan syariat Nya.