
Saat mendengar tangisanmu untuk kali pertama
Sungguh indah menenangkan jiwa
Seketika menghapus sakit yang mendera
Ketika tubuh mungilmu berada dipelukan
Menguarkan aroma tubuh penenang jiwa
Penghilang duka berganti bahagia
Saat hari-hariku selanjutnya tidak lagi sama
Kusadari aku tak pernah belajar menjadi seorang bunda
Sungguh aku tidak punya cukup ilmu untuk memahami semua
Hanya berbekal tekad dan cinta
Berusaha memberikan terbaik untuk tercinta
Saat diri terjebak dalam kesibukan dunia
Dan sabar seringkali terkubur oleh amarah yang menyala
Namun diri tak pernah lelah berupaya
Dan doa terus terpanjat pada Allah Swt yang maha kuasa
Ananda
Betapa ingin aku seperti mereka
Bersama menikmati aliran waktu yang mengiringi tumbuh kembang kalian
Namun saat doa belum terkabulkan
Sabarlah sayang, percayalah Allah SWT akan menunjukkan jalan
Dan waktu telah bergulir tanpa terasa
Buah hati kecilku perlahan beranjak belia
Puluhan kisah masih terbentang di depan mata
Mari bersama kita jelang dengan berselimut takwa
