Certified Public Accountant

bismillahirrahmanirrahim-master-logoblogspotcoid-800x420

Sekitar 15 tahun yang lalu, saat saya baru lulus kuliah PPAK, gelar Certified Public Accountant – CPA (saat itu di Indonesia namanya BAP – Bersertifikasi Akuntan Publik) terdengar begitu keren. Kenapa? karena CPA adalah pengakuan tertinggi dalam profesi akuntan publik Indonesia. Untuk mendapatkan gelar tersebut harus menempuh ujian yang terkenal sangat sulit sehingga banyak orang yang telah mengikuti ujian berkali – kali namun tetap tidak lulus. Pada tahun 2000-an syarat untuk memiliki gelar BAP harus lulus lima mata ujian. Impian saya saat itu ingin mendapatkan gelar BAP lalu mendirikan kantor akuntan publik. Walau kemudian impian tersebut ditunda dahulu karena ada hal lain yang lebih diprioritaskan.

Setelah berselang hampir 2 dasawarsa, setelah belasan tahun keluar dari KAP Ernst and Young, setelah 10 tahun berkarir sebagai auditor di SKK Migas, setelah bertahun- tahun melupakan impian tersebut, tiba-tiba saya diberikan ujian hidup oleh Allah Swt. Bahkan bisa dibilang tahun 2019 merupakan tahun terberat dalam sepanjang kehidupan karir saya. Setelah berbulan- bulan terpuruk, saya lalu mencoba mengalihkan pikiran dengan melakukan banyak hal baru. Dan tiba- tiba saya teringat kembali akan keinginan masa lalu. Saya ingin memiliki gelar Bersertifikasi Akuntan Publik.

Sekitar bulan April 2019, saya mulai mencari tahu kembali mengenai persyaratan untuk mendapatkan gelar tersebut. Berbagai informasi tentang persyaratan, waktu dan lain- lain mulai dikumpulkan. Informasi terlengkap didapat dari website resmi Ikatan Akuntan Publik Indonesia (IAPI).

Sebelum kita membahas lebih lanjut, mari kita mengenal lebih dalam tentang CPA dan persyaratannya.

Ujian Profesi Akuntan Publik yang juga disebut “CPA of Indonesia Exam” diselenggarakan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia berdasarkan UU RI Nomor 5 Tahun 2011 tentang Akuntan Publik dalam rangka untuk meyakinkan ketersediaan sumber daya manusia profesi Akuntan Publik yang memiliki kompetensi dan keahlian profesional yang dilandasi nilai-nilai, etika dan perilaku profesional sesuai standar internasional. CPA of Indonesia Exam terbagi dalam tiga tingkat, yaitu: Ujian Tingkat Dasar, Ujian Tingkat Profesional dan Ujian penilaian kompetensi rekan perikatan audit.

  1. Ujian tingkat dasar adalah ujian yang bersifat “entry exam” Ujian Profesi Akuntan Publik. Pada ujian ini seseorang akan diuji kemampuan dan pengetahuan dasarnya pada bidang akuntansi, auditing, keuangan dan bisnis sehingga diharapkan memiliki konsep dan pemahaman yang memadai untuk melanjutkan ujian pada tingkat profesional dan ujian tingkat penilaian kompetensi rekan perikatan audit. Peserta yang telah lulus ujian ini akan mendapatkan sertifikat “Associate Certified Public Accountant of Indonesia” (A-CPA).

Mata ujian tingkat dasar:

  1. Pengantar Auditing & Asuransi
  2. Akuntansi & Pelaporan Keuangan
  3. Pengantar Ekonomi Makro & Mikro
  4. Pengantar Manajemen, Perpajakan & Hukum Bisnis
  5. Akuntansi Biaya, Manajemen Keuangan & Sistem Informasi
  1. Ujian tingkat profesional

Ujian pada tingkat ini peserta akan diuji pengetahuan dan kompetensi bidang akuntansi, auditing, keuangan dan bisnis pada tingkat kemampuan intermediate, sehingga secara profesional mampu untuk menyelesaikan masalah secara mandiri dengan supervisi minimal.

Untuk dinyatakan telah menyelesaikan pada tingkat ini, peserta harus telah memiliki pengalaman kerja yang relevan pada bidang akuntansi, auditing, keuangan dan bisnis minimal 3 tahun. Ujian ini ditujukan untuk mendapatkan seseorang yang telah memiliki kompetensi memadai untuk menjalankan peran sebagai auditor profesional pada KAP atau peran lain yang relevan. Peserta yang telah menyelesaikan ujian ini dan memenuhi semua persyaratan akan mendapatkan sertifikat “Certified Public Accountant ” (CPA) .

Mata ujian tingkat profesional:

  1. Audit, Asuransi & Etika Profesi
  2. Akuntansi & Pelaporan Keuangan Lanjutan
  3. Akuntansi Manajemen, Manajemen Keuangan & Sistem Informasi
  4. Strategi Bisnis & Perpajakan Lanjutan
  5. Manajemen Risiko, Tata Kelola & Pengendalian Intenal
  1. Ujian Penilaian Kompetensi Rekan Perikatan Audit

Ujian pada tingkat lanjutan ini ditujukan mendapatkan seseorang yang memiliki kompetensi yang memadai untuk berperan sebagai Akuntan Publik. Pada ujian ini, sebelumnya peserta harus telah menyelesaikan ujian tingkat profesional dan pengalaman pada bidang audit dan asurans atas informasi keuangan. Peserta yang menyelesaikan ujian tingkat lanjutan akan mendapatkan Surat Tanda Lulus Ujian Profesi Akuntan Publik sebagaimana dimaksud dalam Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 5 tahun 2011 tentang Akuntan Publik.

Mata ujian penilaian kompetensi rekan perikatan audit: Auditing & Assurance Lanjutan.

Ketiga level ujian diatas sifatnya berjenjang, dimana harus lulus level tertentu sebelum dapat mengikuti ujian pada level selanjutnya. Keinginan saya saat ini adalah sebatas mendapatkan gelar CPA, yang berarti saya harus lulus ujian professional. Saya belum berencana mendirikan kantor akuntan publik dalam waktu dekat, sehingga tidak akan mengikuti ujian penilaian kompetensi rekan perikatan audit.

Dan ternyata IAPI memberikan kemudahan bagi para professional yang berpengalaman untuk langsung mengikuti ujian professional tanpa harus mengikuti ujian dasar terlebih dahulu, yaitu dengan mengikuti Recognition Prior Learning (RPL) for RNA.

Adapun persyaratan untuk mengikuti RPL for  RNA adalah telah memiliki Register Akuntan Negara (RNA) dan memiliki pengalaman di bidang auditing dan pelaporan keuangan minimal 3 tahun. Karena saya sudah memenuhi persyaratan tersebut, maka saya pun mendaftarkan diri untuk menjadi peserta RPL for RNA.

Saya mengikuti RPL for RNA pada tanggal 9-12 September 2019 bertempat di Hotel Puri Denpasar Jakarta. Biaya yang dikeluarkan sebesar Rp4.500.00 sudah termasuk ujian. Acara yang berlangsung selama 4 hari ini membahas 4 materi yaitu  :

  1. Manajemen Risiko, Tata Kelola dan Pengendalian Internal (MRTI)
  2. Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Lanjutan
  3. Akuntansi Manajemen, Manajemen Keuangan dan Teknologi Informasi (AMTI)
  4. Strategi Bisnis dan Pajak Lanjutan

Setiap hari akan dibahas 1 materi yang kemudian langsung  dilanjutkan dengan Post Test. Syarat kelulusan adalah minimal mendapatkan nilai 75 atas setiap mata ujian dalam post test tersebut. Jumlah peserta sekitar 50 orang yang didominasi oleh auditor akuntan publik.

Syukur Alhamdulillah, saya mendapatkan nilai rata- rata 85 atas 4 mata ujian yang diumumkan sekitar 1 bulan berikutnya. Setelah mengetahui kelulusan tersebut, saya segera mendaftarkan diri untuk mengikuti ujian 1 materi yang tersisa yaitu Audit, Asuransi dan Etika Profesi (AAEP). Persyaratan untuk mengikuti ujian tersebut adalah membayar biaya keanggotaan tahunan sebesar Rp300.000 dan biaya ujian sebesar Rp500.000.

Saya kemudian memilih tanggal 10 Oktober 2019 di Test Center Universitas Pancasila untuk melaksanakan ujian AAEP. Tes yang berlangsung selama 3 jam (Pukul 10.00 – 13.00 Wib) mengujikan 100 soal yang terdiri atas 98 soal pilihan ganda dan 2 soal esai. Sebenarnya kondisi saat mengikuti tes online tersebut saya dalam kondisi yang kurang fit karena sedang meriang (diagnose awal cacar- cerita lengkapnya bisa dibaca di Takdir)

Qadarullah, saya dinyatakan lulus saat pengumuman akhir November 2019. Karena saya sudah lulus 5 mata ujian CPA professional, maka tahapan yang berikutnya adalah menyiapkan dokumen untuk keperluan sertifikasi. Dokumen yang perlu disiapkan antara lain surat keterangan kerja dari kantor dengan menggunakan kop surat resmi institusi, surat pernyataan, pakta integritas dsb.

Sebelum diakhiri, hikmah yang bisa diambil dari pengalaman ini adalah jangan menyerah dalam mendapatkan apa yang kita inginkan. Sebenarnya saat akan mengikuti ujian CPA, saya merasa kurang percaya diri. Sudah lebih dari 12 tahun  tidak bersentuhan dengan dunia PSAK, audit laporan keuangan dan materi perkuliahan. Apalagi bila dibandingkan dengan teman- teman  peserta RPL for RNA yang kebanyakan sampai dengan saat ini masih berkecimpung di ranah akuntan publik ataupun per PSAK-an. Tapi Alhamdulillah dengan bantuan Allah Swt, tekad kuat yang diiringi usaha, saya bisa menjadi bagian dari 5% peserta ujian CPA yang langsung lulus seluruh mata ujian pada kesempatan pertama.

Demikian sedikit pengalaman saya.

Semoga bermanfaat dan menginspirasi ^_^

CPA

4 thoughts on “Certified Public Accountant

  1. Assalamualaikum kak, perkenalkan nama saya Ardianto. Saya merupakan mahasiswa PPAk UGM yg jg akan menempuh ujian CPA level Profesional utk mata uji Audit Asurans dan Etika Profesi, saya boleh tanya kak bagaimana cara belajar yg kakak gunakan dan sumber belajar apa yg kakak pakai agar dapat lulus di mata ujian tersebut? Terimakasih kak

    Wassalamualaikum wr wb
    Regards
    Ardianto K

    Like

    1. Halo salam kenal…untuk ujian audit asuransi, saya belajar dari buku audit saja. Menurut saya, kalau kita sudah memahami audit, insya Allah bisa jawab. Karena banyak ke penerapan

      Like

Leave a reply to anggie Cancel reply